Peti Kolekte di Pintu Toilet
Di Salah satu Gereja Katolik ada seorang Bapa Tua sebut saja Paktu yang sangat rajin ikut Perayaan Ekaristi. Baik itu Perayaan Ekaristi hari Minggu, harian, apalagi hari raya. Paktu baru bisa alpa ke Gereja jika ada halangan yang sangat mendasar seperti sakit berat, tatapi kalau hanya sekadar flu, batuk, demam, meriang, mual-mual, keram dan sejenisnya baginya itu bukan suatu halangan untuk tidak hadir perayaaan Ekaristi. Baginya Perayaan Ekaristi sudah semacam kebutuhan mendasar seperti halnya makan dan minum. Jika Pastor sewaktu- waktu berhalangan membuat Perayaan Ekaristi harian bagi Paktu itu adalah suatu kehampaan yang dalam sedalam lautan. Pemilihan tempat duduk di Gereja. Paktu selalu memilih tempat duduk persis dekat pintu samping sebelah Utara, pintu yang amat sangat nyaman untuk orang keluar masuk semisal ke kamar mandi buang air kecil atau besar bahkan angin jahat yg bergelembung di perut ( sebab angin itu j...