Pidato Juara II Tingkat Kecamatan Rana Mese
Perwakilan
Gugus Nangalananang
Tahun 2022
Dibawakan
Oleh:
Pada tempat yang pertama sebagai
mahkluk beriman , izinkanlah Saya menyampaikan Puji dan Syukur Kehadirat Tuhan
Yang Maha Kuasa, karena atas berkat dan Rahmatnya, Kita semua dapat berkumpul
di tempat ini guna melaksanakan suatu kegiatan yang amat penting yankni perlombaan
pidato tingkat kecamatan Rana Mese dalam rangka memperingati Hari Pendidikan
Nasional. Pada kesempatan yang baik ini
Saya perwakilan dari Gugus Nangalanang akan
menyapaikan pidato dengan judul : " Pentingya Pojok Baca Dalam Upaya
Mendukung Program Literasi di sekolah Dasar"
Hadirin
yang Saya hormati persoalan rendahnya minat baca siswa hampir dijumpai pada setiap lembaga pendidikan terutama
lembaga pendidikan sekolah dasar (SD).
Mengutip dari Media Online KOMPAS.COM , UNESCO menunjukan data persentase minat baca anak Indonesia pada tahun 2019 berada di angka 0,001
persen. Angka itu berarti , dari 1.000
anak Indonesia hanya satu anak yang senang membaca. Kenyataan ini tentunya sangat
memiluh dan memalukan. Tidak hanya itu
minat baca di Inonesia menempati urutan
ke- 63 dari 70 negara.
Kenyataan yang memeprihatinkan ini
tentunya dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti : 1) Kurangnya dorongan orang
tua akan pentingnya membaca pada anak, 2) fasilitas perpustakaan yang kurang
memadai di sekolah, misalnya kuranganya buku- buku yang menarik minat baca
siswa 3) Ketiadan sarana prasaran seperti
taman baca atau pojok baca di lingkungan masyarakat.
Untuk mengatasi persoalan rendahnya
minat baca yang disebutkan di atas maka
berbagai upaya telah dilakukan oleh pemerintah mulai dari tingkat pusat sampai
tingkat daerah. Salah satu upaya yang nampak
terlihat adalah melalui program Asasemen
Kompetensi Minimum (AKM) yang dicanangkan oleh Kementerian Pendidikan , Kebudayaan,
Riset dan Teknologi (KEMENDIKBUDRISTEK). Literasi membaca adalah salah satu
bagian dalam program Asesemen Kompetensi Minimum (AKM). Literasi membaca
bertujuan untuk mengukur kemampuan
memahami, menggunakan, mengevaluasi, dan merefleksikan berbagai jenis
teks untuk menyelesaikan masalah dan mengembangkan kapasitas Individu sebagai
warga dunia agar dapat berkontribusi secara produktif di masyarakat.
Hadirin yang Saya hormati, berbicara mengenai literasi membaca erat hubungnya dengan konsep merdeka belajar. Salah satu poinya adalah mandiri dalam menetukan cara belajar. .Untuk mendukung terlaksananya literasi membaca pada siswa sekolah dasar maka ketersediaan literatur serta sarana prasana lainya di setiap satuan pendidikan menjadi mutlak diperluhkan.
Sala satu hal sederhana yang bisa dilakukan dalam
mendukung literasi membaca misalanya dengan mendirikan pojok baca. Apa itu
pojok baca? Pojok baca adalah salah satu perpustakaan mini yang sengaja
disediakan atau dibuat pada salah satu sudut ruang kelas atau atau bagaian tepi
dari taman sekolah, bahkan di bawa satu pohon rindang yang ada di lingkungan sekolah. Pojok
baca harus menjadi tempat yang nayaman dan menarik utuk siswa, agar mereka
dapat memanfaatkan waktu senggangya untuk membaca berbagai buku atau karya
menarik lainya seperti karikatur dan kreativitas siswa yang unik dan tentunya
bernilai edukatif. Jadi pojok baca tidak sebesar perpustakaan sekolah, akan
tetapi pojok baca diupayakan untuk dibuat atau didesain dengan unik menarik.
Lalu, apa saja manfaat dari pojok baca?
siedoo.com , dalam artikelnya menjelaskan Pojok baca
memiliki manfaat sebagai berikut:
1.
Dapat
meransang siswa untuk lebih gemar membaca dan memiliki daya pikir yang baik
2.
Mendekatkan
buku pada siswa sehingga siswa lebih tertarik untuk membaca
3.
Membantu
perpustakaan sekolah dalam membudayakan rutinitas membaca, disaat buku yang
ingin dibaca siswa tidak tersedia di perpustakaan sekolah
4.
Dapat dikaitkan sebagai bagian dari kegiatan
pembelajaran guru
Hadirin yang Saya hormati itulah empat manfaat dari keberadaan
pojok baca. Saya yakin jika setiap sekolah punya komitmen yang kuat akan hal
ini maka dengan sendirinya minat baca siswa akan selangkah lebih maju dari
hari- hari kemarin. Harapan Saya, dalam
kurun waktu yang akan datang pojok baca dapat didirikan di setiap sudut ruangan
kelas pada setiap satuan pendidikan. Mari kita mendirikan pojok baca!
Hadirin yang Saya hormati, itulah beberapa hal yang menjadi pokok pidato
Saya berkaitan dengan pentingnya keberadaan
pojok baca dalam upaya mendukung program literasi di sekolah dasar. Semoga apa yang Saya
sampaikan dapat bermanfaat dan berkenan di hati kita semua. Saya menyampaikan permohonan maaf jika ada hal yang tidak
berkenan di hati hadirin semua. Atas perhatian hadirin semua , Saya ucapkan
limpah terima kasih.
Selamat Hari Pendidikan Nasional, Pimpin Pemulihan,
Bergerak Untuk Merdeka Belajar!
Komentar
Posting Komentar