Bisakah Tempurung Kelapa dikonsumsi?πŸ˜πŸ˜™

 




Bisakah Tempurung Kelapa dikonsumsi?πŸ˜πŸ˜™


Selama ini kita sering mengupas kelapa, setelah isinya diambil,  tempurungnya dibuang begitu saja menjadi sampah bahkan dapat mengotori halaman. Tindakan ini enta sengaja atau tidak , sering dilakukan oleh hampir semua orang terutama Bapak2 .  Suatu tindakan yg kurang terpuji tentunya. Memang  kebanyakan orang berpikir bahwa tempurung kelapa adalah bahan yang tidak ada nilai gunanya sama sekali. Padahal tempurung kelapa bisa dimanfaatkan utk bahan kesenian bagi sebagian org yg terampil bahkan utk peralatan dapur. Ini jarang disadari oleh sebagian besar masyarakat. Oleh sebab itu coretan sederhana ini kiranya dapat memberikan manfaat bagi yang sempat membaca agar bijak dalam menggunakan tempurung kelapa. Kan kasian kalau di buang begitu saja. 

Oh ya, kita kembali pada judul tulisan. Pertanyaanya, bisakah tempurung kelapa dikonsumsi? Siapa yg bilang tida bisa? Banyak orang di belahan dunia telah melakukanya, dan dirasa memberikan aneka manfaat utk peradaban  manusia.  Penemuan terbaru yg sangat bermanfaat untuk kehidupan manusia  mengenai Tempurung Kelapa. Ternyata satu  tempurung kelapa memberikan banyak maafat utk kehidupan manusia. Apa saja manfaatnya? Simak penjelasan berikut ya,  Budayakan membaca sampai selesai!

    Sebelum menemukan jawaban yang mengembirakan, apakah tempurung kelapa bisa dikonsumsi atau tidak,  baiknya kita membaca dan setelah membaca lakukan langkah- langkah berikut dgn benar. Ingat,!!!! πŸ€”πŸ€”πŸ€” Pahami langkah- langkahnya, jangan sampai salah atau terbalik, sebab bisa berakibat fatal. Berikut langkah- langkahnya:


1. Kumpulkan semua tempurung kelapa yg telah anda ambil isinya dalam satu wadah. Misalnya ember. Pastikan jangan ada yg tercecer, terutama yg kecil- kecil , kan itu yg paling bermanfaat


2. Bersihkan buluh- buluh yg tersisa (Sabut maksudnya) dengan pisau yg tajam hingga mengkilat bilah perlu digaruk dgn beling 


3. Potong tempurung kelapa kecil- kecil , sesuai selerah 


3. Hasil potongan dicuci bersih dengan air hangat, taburi garam utk mematikan  kuman atau bibit penyakit yg menempel


4. Masaklah air secukupnya bisa di takar sesuai dgn banyaknya tempurung  kelapa  (perbandingan air dan tempurung kelapa = 1:4, artinya satu tempurung kelapa berbanding 4 liter air)


5. Setelah air mendidih, masukan potongan tempurung kelapa. Masak hingga airnya habis atau kering. 


6. Angkatlah tempurung kelapa yg telah di rebus , yakinlah warnanya akan semakin indah dan menarik. Tempurung kelapa menjadi coklat kegiatan- hitamanan. Gunakan secukupnya, sesuai keperluan, misalnya utk berbagai aksesoris atau barang kerajinan rumah tangga hingga peralatan dapur. Jangan lupa kasih warna warni dgn cat biar kelihatan indah🀣🀣🀣🀣🀣

 Ya dari ke enam (6) langkah di atas dapat anda tentukan sendiri jawabannya , apakah tempurung kelapa bisa dikonsumsi atau tidak?  Tidak bukan? Judulnyakan sebuah pertanyaan! 

Santai Bro dan Sis!!!! 🀣🀣🀣🀣🀣🀣🀣🀣🀣🀣


Djo Stefilan


Komentar